Dr Susan Lim performed the first successful cadaveric liver transplant for Singapore and Asia in 1990. She studied at the Singapore Chinese Girls School and the Raffles Institution. Dr Lim was awarded the Colombo Plan Scholarship to study Medicine in Melbourne, Australia from 1974 to 1979. She graduated with First Class Honours from Monash University, Melbourne in 1979, and was awarded the David Rosenthal Memorial Prize for the highest aggregate marks in preclinical years. Dr Lim obtained her Fellowship of the Royal College of Surgeons of Edinburgh in 1984, and was awarded the GB Ong Gold Medal for being the most outstanding candidate in General Surgery (shared) in that year . Following her surgical training, Dr Susan Lim was the recipient of the Winston Churchill Scholarship (Gulbenkian) to undertake a PhD in transplantation immunology at the University of Cambridge, UK from 1985 to 1988. During her time in Cambridge, she received further awards, and an Ethicon Travelling Scholarship to Minneapolis, USA to observe islet cell transplantation and the human pancreas transplant program. After having spent 6 years in Australia, and 4 years in the UK and USA, Dr Susan Lim returned to Singapore in 1990 to assume the position of Senior Lecturer and Consultant in Surgery at the National University Hospital, and became an Associate Professor in Surgery at the National University of Singapore the following year. In 2005, Dr Susan Lim was conferred upon the position of Fellow of Trinity College, University of Melbourne, Australia. In 2006, Dr Susan Lim was awarded the Monash University Distinguished Alumnus Award of Monash University people. . In November 2007, Dr Susan Lim was conferred an Honorary Degree of Doctor of Medicine (honoris causa) by The University of Newcastle, Australia. Also in November 2007, the Committee for Review & Recognition (CRR) has named the American Academy of Continuing Medical Education (AACME) 28th award, the “DR SUSAN LIM AWARD” for the advancement in the Laparoscopic & Minimally Invasive Surgery. Dr Lim is a member of the International Society for Stem Cell Research (ISSCR) and is on the board of the Global Advisory Council for ... Read More »
Author Archives: Sylviana Agustina
Video Senam Hamil dan Manfaatnya
Sebetulnya bidan desa sudah membuat artikel tentang senam kehamilan, kalau ada yang belum membaca silahkan ke Senam Ibu Hamil (part 1), Senam Ibu Hamil ( Part 2 ), dan Senam Ibu Hamil ( Part 3 ). Nah, disitu bidan desa sudah mencoba share apa yang perlu diketahui tentang senam kehamilan ini. Baik dari segi manfaatnya, syarat-syarat nya, beserta tata cara melakukan senam hamil ini. Nah, di postingan kali ini, bidan desa akan memberikan sebuah video tentang bagaimana melakukan senam hamil. Manfaat dari senam hamil ini adalah : 1. Mempertahankan kekuatan otot-otot yang mendukung persalinan. 2. Membangun daya tahan tubuh. 3. Memperbaiki kedudukan janin. 4. Meningkatkan kesegaran jasmani maupun rohani. 5. Meredakan ketegangan dan membantu relaks. 6. Melonggarkan sendi-sendi pinggul. 7. Membentuk kebiasaan nafas yang baik. Semoga video senam hamil ini memberikan manfaat untuk yang merasa kebingungan melakukannya dirumah. Mohon maaf untuk comment2 yang belum dibalas, karena saat ini Ibu Bidan baru saja melahirkan, mohon do’anya semoga anak Beliau menjadi anak yang sholeh, yang akan memberikan manfaat untuk agama, keluarga, lingkungan, nusa dan bangsa. Aamiin !! Salam Jabat Erat Selalu !! Read More »
Perkembangan Bayi dan Tahapannya
Pernahkah anda mengamati perkembangan bayi dan tahapan-tahapannya? Pada usia berapa bisa menggerakan benda, bermain-main dengan anggota tubuhnya, tersenyum, tertawa, merangkak, dan yang lainnya. Pada artikel ini saya ingin sharing tentang perkembangan bayi dan tahapanya yang biasa terjadi untuk bayi atau anak berusia 0-1 tahun. Perkembangan bayi ini tidak bersifat mutlak, artinya bisa saja terjadi perbedaan antara bayi yang satu dengan yang lainnya. Akan tetapi, ini bisa dijadikan rujukan atau sebagai garis besar dalam pemantauan perkembangan bayi kesayangan anda. Ada beberapa pembagian fase dalam perkembangan bayi, tetapi di artikel yang ke-2 untuk Bidan Desa, kali ini saya akan mencoba uraikan perkembangan bayi per 1 bulan. Yukk kita mulai saja : Perkembangan bayi bulan pertama Biasanya, dalam umur 0-1 bulan, bayi sudah bisa memagang sesuatu yang menyentuh di telapak tangannya. Hal ini merupakan refleks, bentuk dari perkembangan bayi tersebut. Perkembangan bayi bulan ke-2 Dalam usia ini, bayi mulai terlihat bisa menatap orang di dekatnya, mulai belajar tersenyum, dan bersuara. Biasanya bayi bersuara lucu di perkembangannya dalam usia 1-2 bulan. Sepertinya dia ingin berkata kepada orang di dekatnya, tapi yang keluar hanya a,a,e Perkembangan bayi usia 3 bulanan Pada fase ini, bayi mulai belajar menggerakan sesuatu yang ada di dekatnya, terutama yang dipegangnya, misalnya dot atau benda yang lain. Kemudian bayi juga belajar menggerakan mata mengikuti pergerakan sesuatu benda. Misalnya, anda menggerakan dot di depan sang bayi, pada fase ini, bayi sudah mulai belajar untuk mengikuti arahnya dengan bola mata.Selain itu bayi juga mulai belajar mengenali objek dan orang-orang asing, dan memantapkan senyum manisnya. Bayi juga belajar untuk mengkoordinasi antara tangan dengan matanya. Perkembangan bayi bulan ke-4 Dalam usia 4 bulanan, bayi sudah mulai menunjukan sikap humorisnya. Bayi sudah bisa seidikit tertawa dan mengerti ajakan bercanda dari orang terdekatnya. Kemudian agresifitas sang bayi juga mulai nampak dalam perkembanganya di usia ini, yang dilakukan dengan cara meraih sesuatu yang ada di tangan kita, seperti mainan, atau apapun yang ada di tangan kita. Jadi hati-hati ya !! Ada kalanya, bayi juga memasukkan tangan kedalam mulutnya dalam usia 4 bulanan ini, kemudian buah hati juga akan belajar tengkurap. Perkembangan bayi bulan ke-5 Pada bulan kelima dalam ... Read More »
Kesemutan, Apa penyebab dan Efeknya?
Kesemutan, hampir semua orang mungkin pernah merasakan sensasi bagaimana rasanya kesemutan. Tapi taukah anda Mengapa sering kesemutan? Apakah penyebab kesemutan? Kesemutan disebut parestesia dalam istilah medis, rasanya tentu saja adalah sensasi spontan yang tidak wajar pada anggota tubuh tertentu. Parestesia atau kesemutan adalah terminologi untuk suatu gejala dan bukan diagnosis penyakit. Itu sebabnya gejala parestesia bisa dijumpai pada berbagai penyakit yang mengenai saraf, terutama saraf di bagian perifer. Apakah anda sering kesemutan di bagian tangan? Kaki? Atau bagian yang lain? Ya, paling sering kesemutan memang terjadi di anggota tubuh tangan, kaki, lengan, atau kaki. Bila anda sering mengalami kesemutan di bagian lengan kanan, kemungkinan terjadi karena ada jepitan saraf di leher. Atau jika terjadi di telapak tangan, kemunginannya adalah jepitan saraf di pergelangan tangan. Lalu, Apakah penyebab kesemutan yang paling sering dijumpai? Penyabab terjadinya kesemutan karena berbagai faktor, umumnya adalah karena saraf lemah ( neuropati) ataupun karena aliran darah yang tidak lancar. Jika anda terlalu sering mengalami kesemutan, lebih baik Konsulitasikan dengan dokter anda, lebih baik lagi ahli penyakit saraf atau penyakit dalam. Selain itu, hal-hal dibawah ini juga seringkali menjadi penyebab terjadi kesemutan. Terlalu lama dalam posisi yang sama. Duduk atau berdiri dalam waktu yang lama sangat memungkinkan terjadinya kesemutan. Mungkin ini adalah penyebab yang paling gampang ditemui karena mudah mengenalinya. Terjadi karena aliran darah tidak lancar, sehingga terjadi kekurangan. Tekananan pada saraf tulang belakang. Orang dalam kondisi medis tertentu yaitu diabetes, multiple sclerosis, kejang, migrain atau sakit kepala. Kalsium, kalium, dan natrium dalam tubuh berada di tingkat abnormal. Kurangnya vitain B-12 dalam tubuh. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli, jika anda khawatir karena sering mengalami kesemutan yang tidak wajar. Karena pada beberapa kasus, kesemutan bisa juga merupakan gejala sebuah penyakit. Contohnya yaitu : Diabetes Melitus (DM), Stroke, Penyakit Jantung, Infeksi Tulang belakang, Rematik, Smasmofilia(tetani), Cytomegalovirus(CMV) ( Lebih lengkap mengenai gejala-gejala yang mungkin jika terjadi kesemutan yang tidak wajar bisa dibaca disini). Referensi : detikhealth Read More »


