Kehamilan memang sebuah misteri tersendiri untuk wanita. Banyak yang menginginkan sebuah kehamilan tapi belum juga diberi kepercayaan oleh Yang Kuasa untuk hamil. Tapi tidak sedikit yang tega berbuat keji terhadap kehamilan dengan menggugurkannya atau aborsi, bahkan pembuangan dan penjualan bayi, sangat mengenaskan memang. Tapi, itulah realita yang saat ini kita hadapi. Tentu saja, masalah kehamilan memang misteri Tuhan yang tidak bisa kita tolak atau kita percepat jika belum waktunya, akan tetapi ada beberapa solusi yang bisa membantu para wanita yang menginginkan kehamilan. Kewajiban kita hanya berusaha, sedang hasilnya kita serahkan kembali ke Yang Maha Menciptakan.
Saya punya seorang kenalan yang sudah saya anggap sebagai kakak sendiri, dan sangat menginginkan kehamilan karena di usia pernikahannya yang hampir 2 tahun, belum juga dikaruniai momongan yang didambakan. Saat ini umurnya sekitar 27 tahun. Kalau saya tanya-tanya, apakah sudah periksa ke dokter tentang kondisi kesehatan antara mba dan mas, mba bilang belum pernah. Kalau saya godain biar usaha yang lebih rajin, katanya sudah rutin. Nah, kalau sudah begini, apa yang bisa kita lakukan untuk mendalami lagi kasus susah hamil untuk sebagian wanita ini?
Sebelumnya, saya akan mencoba membahas tentang resiko yang biasanya terjadi jika masalah sulit hamil tidak segera ditangani.
- Usia yang semakin bertambah, dan mempersempit peluang hamil
- Tekanan mental dan frustasi akibat sulit hamil atau mendapatkan anak dalam waktu yang lama
- Rasa khawatir tentang tidak adanya anak yang merawat di hari tua
- Menurunnya keharmonisan rumah tangga dan dengan anggota keluarga pasangan
- Kemungkinan terjadinya perceraian jika tidak dikomunikasikan dengan baik

Bisa dilihat, bahwa resiko yang mendapat porsi besar sebetulnya adalah dari faktor mental. Dan secara tidak langsung, jika dibiarkan terus menerus dan tidak dikomunikasikan dengan baik dengan pasangan, bisa menurunkan kualitas keharmonisan dalam rumah tangga. Akibat paling fatal adalah terjadinya perceraian yang tentunya tidak diinginkan. Tidak sedikit contoh kasus yang kita lihat di masyarakat, perceraian yang terjadi karena tidak diberikannya momongan dalam sebuah keluarga. Tapi perlu di ingat bahwa persoalan ini, bukan hanya masalah untuk wanita, tetapi pria juga punya andil besar untuk memastikan bahwa istrinya yang belum hamil tetap stabil mentalnya, masih terus punya keinginan dan usaha untuk mendapatkan momongan. Keterbukaan antara pasangan, akan memudahkan kita dalam mencari solusi untuk masalah “mengapa susah hamil” yang dialami sebagian wanita.
Kendala dan Penyebab Permasalahan “Wanita Susah Hamil”
Pada poin ini, saya tidak akan membahas secara details dari sisi medis, karena dokter spesialis kandungan akan lebih mampu memaparkannya dari sisi medis. Tapi, hal yang tidak kalah penting adalah beberapa kendala yang mungkin anda hadapi saat mencari solusi mengapa kehamilan tak kunjung datang?
- Minimnya informasi tentang cara cepat untuk hamil, yang bersumber dari pengalaman dan pengetahuan dokter spesialis kandungan. Biasanya karena biaya yang tidak sedikit untuk konsultasi dengan dokter, sehingga informasi penting yang seharusnya diketahui oleh para pasangan terlewatkan. Selain itu, jarang sekali ahli medis yang mengungkapkan secara menyeluruh dari faktor-faktor yang mempengaruhi kehamilan tersebut. Padahal bukan hanya faktor medis saja yang berpengaruh, tetapi juga dari segi mental dan motivasi.
- Kebanyakan referensi dari luar negeri yang secara bahasa kurang dikuasi oleh sebagian masyarakat, karena bahasa medis membutuhkan tingkatan pemahaman bahasa yang lebih advanced lagi. Selain itu perbedaan kondisi fisik, sosial, dan pola hidup yang ada di luar negeri sangat berbeda dengan Indonesia sehingga referensi dari luar negeri biasanya kurang tepat dijadikan acuan.
- Kesalahan pemberi informasi tips-tips hamil yang asal-asalan, dan terkadang tidak sesuai dengan anjuran dokter dan hanya berdasarkan mitos.
- Kalaupun berkonsultasi dengan dokter, seringkali terbatasnya waktu menjadi penyebab minimnya informasi yang didapat oleh pasien.
- Tindakan medis yang mahal.
Tips umum Memperbesar Peluang Kehamilan
- Pemeriksaan awal ke dokter
- Berhubungan intim pada masa subur
- Menghentikan penggunaan alat kontrasepsi
- Jaga kesehatan dan hindari stress
Kelanjutan artikel ini dan rekomendasi khusus bisa anda baca di artikel ini
Salam Jabat Erat Selalu




One comment
Pingback: Bagaimana agar cepat hamil? Bag.2