9:16 am - Wednesday February 8, 2012

Sibling Rivalry

Monday, 29 March 2010, 13:24 | Tentang Anak | 23 Comments | 151 Views
by Bidan Yuni

Sibling Rivalry adalah kecemburuan, persaingan dan perkelahian antara kakak dan adik dalam satu keluarga. Ini juga terjadi dalam keluarga saya, antara adik dan kakak sering sekali bertengkar, masalah sepele bisa jadi besar dihadapan anak-anak.

Beberapa sebab dasar terjadinya sibling rivalry :

Kelahiran bayi baru

Jelas ini secara otomatis perhatian yang sebelunya banyak tercurah atau tertuju pada anak pertama akan beralih pada si bayi, dan sang kakak akan merasa tersisih dan dirugikan.

Protes Kakak

Sang kakak dalam memperebutkan dan memenangkan persaingan untuk merebut perhatian orang tuan tentu akan menggangu sang adik.

Kemarahan Orang Tua

Orang tua yang memarahi sang kakak dalam beberapa kasus hanya akan tertuju pada sang kakak, tanpa menyadari si kakak akan merasa sedih. Dengan hubungan seperti ini hanya akan menambah kakak bertambah benci pada sang adik.

Penyebab Sibling Rivalry

faktor-faktor yang mempengaruhi sibling rivalry :

  • Anak-anak saling berkompetisi untuk menunjukkan bahwa mereka bisa lebih baik dari saudaranya
  • Anak-anak merasa mendapatkan perhatian dan penerimaan yang tidak sama dengan saudaranya
  • Anak-anak mungkin merasa hubungan dengan orang tuan mereka semakin jauh dengan kehadiran saudaranya
  • Anak-anak mungkin tidak tahu cara yang baik untuk memperoleh perhatian saudaranya
  • Anak-anak yang marah, bosa, atau lelah mudah untuk memulai perkelahian
  • Stres yang dialami orang tua akan menurunkan perhatian untuk anak-anak dan ini akan meningkatkan sibling rivalry
  • Stres yang dialami anak-anak akan menimbulkan banyak masalah
  • Cara oraang tua mendidik dan melatih anak-anak untuk menyelesaikan masalah akan membuat perbedaan yang besar dalam terjadinya sibling rivalry

Cara Mengatasi Sibling Rivalry

  1. Orang tua jangan campur tangan langsung, campur tangan langsung diperlukan saat terdapat tanda-tanda akan terjadinya kekerasan fisik.
  2. Pisahkan keduanya hingga masing-masing tenang, lalu suruh mereka kembali dengan sedikitnya satu ide tentang cara menyelesaikan masalah hingga tidak akan terulang lagi.
  3. Tidak penting yang memulai siapa yang memulai masalah, karena anda tak mungkin menemukan anak mana yang bersalah, karena tak satupun dari mereka yang 100% benar ataupun salah.
  4. Jika anak-anak selalu memperebutkan benda yang sama, misalnya mereka rebutan TV, ajaklah mereka dan ajari membuat jadwal daftar TV
  5. Bantu anak-anak mengembangkan ketrampilan dan menyelesaikan masalah sendiri tanpa kekerasan
  6. Ajari mereka bagaimana cara berkompromi, menghormati orang lain dan memutuskan sesuatu secara adil
  7. Jangan berteriak teriak pada anak-anak
  8. Ajaklah setiap anak untuk mengungkapkan perasaan mereka tentang saudaranya, misalnya rasa marah dan kecewa. Hal ini akan membantu mereka untuk mengenali emosi negatif dan mengatasinya dikemudian hari
  9. Belajarlah mengatur kemarahan agar anak-anak bisa belajar untuk tidak mudah marah sehingga tidak ada pertengkaran
  10. Tidak peru berargumen bahwa anda sudah bersikap adil, karena sebesar apapun usaha anda, anak-anak tetap menemukan ketidakadilan dari perlakuan anda

Jika diatasi dengan tepat, Sibling Rivalry juga mempunyai sisi pisitif.

Jabat Erat Selalu

Artikel Bidan Desa :

Tagged with: , , ,

23 responses to "Sibling Rivalry"

  1. wiwin narti says:

    saya tambah 1 lg tipsnya ya Bu..jangan bereaksi terhadap pengaduan dari salah satu anak krn akan membuat orangtua terjebak untuk memihak salah satu anak

  2. MERI SIHOTANG says:

    mbak,, ak minta tlg dong.
    ada gk suvey mengenai kejadian sibling rivalry menurut WHO, Negara maju, negar berkembang dan negara indonesia.
    tlng dunkk. penting bgd lho mbak.
    thanx be4
    meri di medan

  3. hanif IM says:

    wah2m saya kira itu hanya pertengkaran biasa, ternyata ada sebab dan penanganannya yah. sip…

  4. I opine that to get the business loans from banks you should present a good motivation. However, once I have received a consolidation loan, just because I was willing to buy a car.

  5. Nahdhi says:

    Salam dari CANDIMULYO mbak. Eh ya. Purworejo itu kan pondohan ngetan bablas to mbak…. Aku cah mBarisan lho… :p

  6. Katanya harusnya pas baru lahir si ibu kasih perhatian ke kakaknya aja..karena si kecil biasanya udah dapat perhatian berlebih dari keluarga sekelilingnya…

  7. TuSuda says:

    Seringkali pertengkaran dan kecemburuan antar saudara bermula dari hal-hal yang kecil. Peranan orangtua yang bijak dapat bersama-sama menyelesaikan masalah ini.

  8. Puskel says:

    MAsalah seperti beragantung dari karakter individunya masing-masing, yang perlu dibina baik-baik oleh ortu sejak masa kecil, sehingga tidak berlanjut ke usia dewasa.

  9. raiderhost says:

    saya kirain posting review .. abis tittlenya english :) )

    thankz informasinya :)

  10. ureh says:

    jadi ingat waktu masih kecil, sering berantem sama kaka :P
    salam kenal bu..

  11. Cahya says:

    Peran orang tua sangat besar, anak-anak memiliki jiwa kompetitif karena lingkungan banyak mempengaruhi demikian. Tapi dengan arahan yang baik, setelah menganjak dewasa akan memberi nilai positif tersendiri.

  12. Budi Mulyono says:

    Alhamdulillah belon ngalamin mbak… anaknya baru satu… kalo diijinin ya nambah lagi… hehehe….

Leave a reply