Alat Kontrasepsi MOP (Metode Operasi Pria)

alat kontrasepsi mop, vasektomi,

Alat Kontrasepsi MOP adalah Metode Operasi Pria. Bagi pasangan usia subur yang sudah merasa mantap dengan jumlah anak yang di inginkan, maka dianjurkan untuk menggunakan alat kontrasepsi MOP. Alat kontrasepsi MOP ini bertujuan agar setiap pasangan usia subur dapat mengatur jumlah anak yang diinginkan.

Manfaat dari alat kontrasepsi MOP ini sangat banyak, diantaranya yaitu keluhan lebih sedikit bila dibandingkan dengan metode kontrasepsi lain. Kalau kontrasepsi lain keluhan-keluhan yang ditimbulkan akibat dari penggunaan selalu ada tiap alat kontrasepsi yang digunakan, akan tetapi kalau kita menggunakan metode kontrasepsi MOP ini relatif tidak ada keluhan.

Pada umumnya penggunaan metode kontrasepsi MOP ini tidak mempengaruhi hubun9an suami istri. Misalnya ada sesuatu yang berbeda saat berhubungan suami istri jika menggunakan alat kontrasepsi lain, seperti hubungan menjadi dingin dan sebagainya. Akan tetapi bila menggunakan metode kontrasepsi MOP yang efektif tidak mempengaruhi hubun9an suami istri.

Selain itu, metode kontrasepsi MOP ini lebih ekonomis jika dibanding dengan alat kontrasepsi lain, karena merupakan tindakan yang hanya dilakukan sekali, tetapi dapat bermanfaat untuk selamanya.

Apa Pengertian KB MOP?

Metode Operasi Pria merupakan suatu metode kontrasepsi, berupa operatif minor pada pria yang sangat aman, sederhana dan sangat efektif. Metode operasi pria ini memakan waktu operasi yang cukup singkat, sehingga tidak memerlukan anastesi umum. (II).

MOP merupakan tindakan pada kedua saluran bibit pria yang mengakibatkan orang, atau pasangan yang bersangkutan tidak akan mendapat keturunan lagi. (III).

Metode Operasi Pria adalah metode sterilisasi dengan cara mengikat saluran 5perma (vas deferens) pria. (IV).

MOP adalah alat kontrasepsi jenis sterilisasi, melalui pembedahan dengan cara memotong saluran 5perma yang menghubungkan testikel (buah zakar) dengan kantung 5perma, sehingga tidak ada lagi kandungan 5perma didalam ejakuIasi air mani pria. (VI).

Alat kontrasepsi MOP ini sangat efektif, merupakan metode kontrasepsi pria yang permanen. Selain itu, tidak ada efek samping jangka panjang, sehingga tidak berpengaruh terhadap kemampuan maupun kepuasan hubungan seksuaI. Meskipun tindakan bedahnya sederhana, namun aman, hanya memerlukan beberapa menit dan menggunakan bius lokal. Dapat efektif setelah 20 ejakuIasi atau 3 bulan, sebelum itu pasangan harus menggunakan Kondom Pria atau Kondom Wanita. Namun konseling dan informed consent mutlak diperlukan. (V).

Apa kelebihan KB MOP?

1. Cepat, hanya memerlukan waktu 5 – 10 menit.
2. Sederhana, sehingga pasien tidak perlu dirawat di rumah sakit.
3. Biaya rendah, yang paling penting adalah persetujuan pasangan.
4. Menyenangkan bagi akseptor, karena memerlukan anastesi lokal saja.
5. Aman, morbiditas rendah dan hampir tidak ada mortalitas (kesakitan).
6. Efektif, karena tingkat kegagalannya kecil dan merupakan metode kontrasepsi yang permanen.
7. Secara kultural, sangat dianjurkan dinegara-negara dimana wanita merasa malu untuk ditangani oleh dokter pria, atau kurang tersedia dokter wanita dan paramedis wanita. (II).

Apa Kekurangan KB MOP?

1. Kadang-kadang menyebabkan komplikasi, seperti perdarahan atau infeksi.
2. Diperlukan suatu tindakan operatif, harus dilakukan pembedahan dan harus menunggu, sampai sel mani menjadi negatif.
3. Kontrasepsi mantap pria ini belum memberikan perlindungan total, sampai semua spermatozoa yang sudah ada didalam sistem reproduksi distal dari tempat oklusi vas deferens dikeluarkan.
4. Problem psikologis yang berhubungan dengan perilaku seksuaI, mungkin bertambah parah setelah tindakan operatif yang menyangkut sistem reproduksi pria. (II).

Apa Syarat Sebelum Menggunakan KB MOP?

1. Harus secara sukarela, artinya klien telah mengerti dan memahami segala akibat prosedur dari vasektomi, selanjutnya tinggal memutuskan pilihannya atas keinginan sendiri, dengan mengisi dan menandatangani persetujuan tindakan.
2. Bahagia, artinya klien terikat dalam perkawinan yang syah dan telah mempunyai anak, minimal 2 orang dengan umur anak terkecil minimal 2 tahun.
3. Sehat, artinya setelah melalui pemeriksaan oleh dokter, klien dianggap sehat dan memenuhi persyaratan medis untuk dilakukan prosedur tindakan vasektomi. (I).

Apa Efek Samping KB MOP?

1. Infeksi kulit lokal, misalnya scabies.
2. Infeksi traktus genetalia.

3. Kelainan skrotum dan sekitarnya :
a. Skrotum yang sangat tebal.
b. Luka parut bekas operasi hernia.
c. Hydrocele besar (penumpukan cairan).
d. Varicocele, yaitu pembesaran vena didalam skrotum.
e. Orchiopexy, yaitu fiksasi testis yang tidak turun pada skrotum.
f. Hernia inguinalis, yaitu prolaps sebagian usus ke dalam anulus inguinalis di atas kantong skrotum, disebabkan oleh kelemahan atau kegagalan menutup yang bersifat kongenital.

4. Penyakit sistemik :
a. Diabetes mellitus.
b. Penyakit-penyakit perdarahan.
c. Penyakit jantung koroner yang baru.
d. Riwayat perkawinan, psikologis atau seksuaI yang tidak stabil. (II).

Sumber Referensi :

(I) Anggraini, Yetti, dkk. 2012. Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta : Rohima Pres.
(II) Hartanto, Hanafi. 2004. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan.
(III) Prawirohardjo, Sarwono. 2007. Ilmu Kebidanan. Jakarta: YBP – SP.
(IV) Proverawati, Atikah, dkk. 2010. Panduan Memilih Kontrasepsi. Yogyakarta : Nuha Medika.
(V) Saifuddin, Abdul Bari. 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: YBP – SP.
(VI) Verawaty, Sri Noor & Rahayu, Lisdyawati. 2012. Merawat dan Menjaga Kesehatan SeksuaI Wanita. Bandung : Grafindo.

Share Artikel ini Agar Bermanfaat untuk Orang Lain
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like