11 Buah yang Dilarang Tidak Boleh Dimakan untuk Ibu Hamil

buah yang dilarang untuk ibu hamil, buah yang tidak boleh dimakan ibu hamil,

Meskipun buah banyak mengandung nutrisi yang baik untuk ibu hamil. Namun, ada beberapa jenis buah yang dilarang untuk ibu hamil lho! Karena ada beberapa buah yang diyakini bisa menyebabkan gangguan pada kehamilan sampai keguguran. Lalu, apa saja buah yang tidak boleh dimakan untuk ibu hamil? Atau buah yang harus dihindari ibu hamil.

Mengkonsumsi asupan nutrisi yang cukup dengan makan buah memang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan ibu hamil dan janin. Meskipun buah merupakan salah satu jenis makanan yang bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut. Namun ibu hamil harus tahu, mana buah yang boleh dimakan dan apa saja buah yang tidak boleh dimakan untuk ibu hamil.

Buah yang Dilarang / Tidak Boleh Dimakan untuk Ibu Hamil

Ada beberapa jenis buah yang tidak boleh dikonsumsi saat hamil, atau buah buahan yang tidak boleh dimakan ibu hamil karena berbagai alasan. Beberapa diantaranya yaitu:

Anggur

buah yang dilarang untuk ibu hamil, buah yang harus dihindari ibu hamil, buah yang tidak boleh dimakan ibu hamil, buah yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil,

Anggur merupakan buah yang tidak boleh dimakan saat hamil muda. Mengapa buah yang tidak boleh dimakan saat hamil muda? Karena mengkonsumsi anggur terlalu banyak saat hamil muda dapat memicu gangguan pencernaan. Mungkin masih sedikit orang hamil yang mengetahui, jika anggur dapat menjadi buah yang berbahaya jika dikonsumsi oleh ibu hamil muda.

Mengapa buah anggur menjadi buah yang berbahaya untuk ibu hamil? Karena kandungan pestisida yang disemprotkan pada tanaman anggur bisa berbahaya bagi ibu hamil dan janin. Selain itu, kulit buah anggur sulit untuk di cerna, sehingga dapat berisiko membuat ibu hamil menderita konstipasi atau sembelit.

Anggur juga mengandung banyak karbohidrat yang bisa berubah menjadi glukosa didalam tubuh. Hal ini dapat meningkatkan level gula darah dan berisiko menyebabkan diabetes bagi ibu hamil. Maka, sangat disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi buah anggur saat hamil.

Asam Jawa

Asam jawa merupakan buah yang tidak baik untuk ibu hamil. Mengapa asam jawa menjadi buah yang tidak baik untuk ibu hamil? Sebab, asam jawa mengandung banyak vitamin C yang jika dikonsumsi berlebihan maka dapat menyebabkan produksi hormon progesteron tertahan. Jika kadar progesteron rendah, maka bisa menyebabkan keguguran sampai kerusakan sel pada janin.

Tidak sedikit orang yang ngidam makan asam jawa. Meskipun sebenarnya asam jawa aman saja jika dikonsumsi ibu hamil muda. Namun ada kekhawatiran jika dikonsumsi berlebihan, asam jawa bisa menimbulkan masalah kesehatan. Inilah yang menjadi alasan mengapa asam jawa masuk daftar buah yang tidak baik untuk ibu hamil. Sebab, ada ketakutan jika orang ngidam akan memakannya secara berlebihan.

Durian

Durian jug buah buahan yang dilarang untuk ibu hamil. Mengapa durian menjadi buah buahan yang dilarang untuk ibu hamil? Karena mengkonsumsi durian saat hamil diyakini bisa memicu keguguran, serta perdarahan berlebih saat persalinan dan bayi cacat lahir.

Meskipun buah durian mengandung berbagai nutrisi sehat, seperti zat anti oksidan, anti mikroba, anti bakteri, organo-sulfur dan tryptophan yang baik untuk ibu hamil. Namun bagi ibu hamil yang menderita penyakit darah tinggi dan diabetes harus menghindari makan buah buahan yang tidak boleh dimakan ibu hamil.

Sebenarnya durian boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, asalkan tidak berlebihan. Meski begitu, bagi ibu hamil yang menderita tekanan darah tinggi atau penyakit diabetes sangat disarankan untuk tidak mengonsumsi durian. Karena buah ini bisa memperparah kedua penyakit tersebut, terutama bagi wanita hamil.

Mangga

Buah mangga juga menjadi buah yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil. Mengapa mangga menjadi buah yang tidak boleh dikonsumsi ibu hamil? Karena mangga dapat meningkatkan diabetes jika terlalu banyak dikonsumsi ibu hamil. Meskipun mengkonsumsi mangga matang boleh saja selama masa kehamilan, namun alangkah lebih baiknya jika ibu hamil menghindari mengonsumsinya dahulu, terutama selama trimester terakhir kehamilan.

Apa alasanya? Karena mangga yang sudah matang tinggi akan kandungan gulanya. Hal ini bisa meningkatkan risiko penyakit diabetes dan bisa menimbulkan beberapa masalah lainnya pada ibu hamil. Seperti dapat membuat berat badan janin menjadi besar, sehingga bayi sulit lahir secara normal. Meskipun Anda suka makan buah mangga, namun lebih baik menunda dahulu mengkonsumsi mangga sampai setelah melahirkan.

Nanas

Nanas merupakan buah yang berbahaya untuk ibu hamil. Mengapa nanas menjadi buah yang berbahaya untuk ibu hamil? Karena mengkonsumsi nanas saat hamil dipercaya bisa menyebabkan keguguran, serta berisiko melahirkan bayi dengan kondisi cacat. Hal ini terjadi diyakini mungkin berasal dari kandungan enzim bromelain yang ada dalam nanas.

Seperti yang kita ketahui, jika bromelain dalam bentuk tablet memang sangat tidak direkomendasikan untuk ibu hamil. Karena bisa mengganggu keseimbangan protein dalam tubuh ibu hamil dan menyebabkan perdarahan. Meskipun kadar bromelain dalam buah nanas cukup rendah, maka tidak akan sampai mempengaruhi kondisi ibu hamil dan janin.

Namun bila nanas dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, justru buah nanas baik bagi ibu hamil. Karena nanas merupakan buah yang kaya vitamin C dan zat besi. Meski begitu, sebaiknya hindari dahulu makan nanas terlalu banyak selama masa kehamilan. Karena mengkonsumsi nanas bisa meningkatkan asam lambung bagi ibu hamil.

Nangka

Nangka juga buah yang tidak boleh dimakan saat hamil. Mengapa nangka menjadi buah yang tidak boleh dimakan saat hamil? Mengkonsumsi buah nangka dapat memicu rasa panas di perut, maka lebih baik hindari mengonsumsinya saat hamil. Karena buah ini dapat mempengaruhi kadar gula darah, sehingga tidak dianjurkan bagi ibu hamil yang menderita diabetes. Namun hindari mengkonsumsi nangka olahan hasi fermentasi, karena mengandung alk0hol yang tidak boleh dimakan saat hamil.

Pastinya ibu hamil sudah sering mendengar isu, jika nangka menjadi buah yang tidak boleh dimakan untuk ibu hamil. Karena menurut sebagian mitos, ibu hamil makan nangka bisa menyebabkan proses persalinan menjadi sulit hingga menyebabkan bayi lahir cacat. Ada juga mitos lainnya yang mengatakan, jika nangka dapat memicu keguguran.

Namun faktanya, belum ada penelitian ilmiah yang bisa membuktikan mitos-mitos tersebut. Sehingga masih banyak ibu hamil yang mengkonsumsi buah nangka saat hamil. Karena nangka justru diketahui mengandung beragam vitamin dan mineral yang baik untuk ibu hamil. Namun, tetap saja ibu hamil tidak boleh mengkonsumsi buah nangka terlalu berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik lho.

Baca: Buah yang Baik untuk Ibu Hamil

Pepaya Muda

Pepaya muda juga salah satu buah yang dilarang untuk ibu hamil. Mengapa pepaya muda menjadi buah yang dilarang untuk ibu hamil? Karena makan pepaya muda yang kulitnya masih hijau dan bergetah dipercaya bisa memiliki kandungan lateks dan papain yang tinggi. Lateks dalam pepaya dapat menyebabkan kontraksi rahim hingga memicu persalinan dini. Selain itu, lateks juga bisa memicu alergi, inilah alasanya mengapa pepaya muda menjadi buah yang dilarang untuk ibu hamil.

Sedangkan kandungan papain dalam pepaya muda memiliki efek yang mirip dengan prostaglandin, yaitu hormon yang bisa menginduksi dan dapat merangsang persalinan dini. Berbeda dengan pepaya muda, pepaya matang yang kulitnya berwarna oranye atau kuning justru bagus buat ibu hamil. Karena pepaya yang sudah matang merupakan sumber vitamin A dan asam folat yang baik buat ibu hamil.

Pare

Pare juga salah satu buah yang tidak boleh dimakan saat hamil. Mengapa pare menjadi buah yang tidak boleh dimakan saat hamil? Karena buah yang sering dikira sayuran ini dipercaya bisa menyebabkan kontraksi rahim, sehingga menjadi buah yang tidak boleh dimakan saat hamil. Selain itu, pare dapat mempengaruhi kadar gula dalam darah. Maka, ibu hamil yang menderita diabetes disarankan untuk tidak makan pare selama kehamilan.

Meski ada mitos ibu hamil makan pare yang berasal dari pengobatan tradisional yang menggunakan pare untuk aborsi. Namun hingga saat ini, belum ada study yang menyatakan ibu hamil makan pare dapat menyebabkan keguguran. Jadi bila ibu hamil ingin makan pare, boleh saja. Asalkan, konsumsilah pare dalam jumlah wajar ya?

Baca: Makanan Ibu Hamil 1 Bulan

Pisang

Pisang juga buah yang tidak boleh dimakan ibu hamil. Mengapa pisang menjadi buah yang tidak boleh dimakan ibu hamil? Mungkin ibu hamil akan terkaget-kaget melihat pisang masuk kedalam daftar buah yang tidak boleh dimakan ibu hamil. Pisang merupakan buah yang baik, karena memiliki kandungan berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Namun, ada beberapa kondisi medis yang membuat pisang menjadi buah yang tidak boleh dimakan ibu hamil. Karena pisang mengandung chitinase, semacam lateks yang diyakini dapat berbahaya jika ibu hamil yang menkonsumsinya memiliki penyakit alergi atau mengidap diabetes.

Kandungan chitinase dalam pisang juga bisa menyebabkan temperatur tubuh ibu hamil meningkat. Selain itu, kandungan gula didalam buah pisang juga cukup tinggi. Itulah alasannya mengapa ibu hamil yang menderita diabetes sebaiknya tidak mengonsumsi pisang saat hamil.

Semangka

Semangka juga buah yang harus dihindari ibu hamil. Mengapa semangka menjadi buah yang harus dihindari ibu hamil? Karena jika semangka dikonsumsi berlebihan oleh ibu hamil, kadar gula dalam semangka dapat meningkatkan glukosa darah. Selain itu, sifat diuretik buah semangka dapat membuang nutrisi penting yang dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin.

Semangka merupakan buah yang baik dan sangat menyehatkan. Kemampuannya dalam membuang racun melalui proses hidrasi inilah yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Semangka juga dianggap aman untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Namun jika dikonsumsi berlebihan, akan ada efek samping yang merugikan kesehatan ibu hamil, terutama bagi bumil yang menderita diabetes.

Baca: Makanan yang Dilarang Ibu Hamil

Tomat

Tomat dalam kemasan kaleng merupakan buah pantangan ibu hamil. Mengapa tomat dalam kemasan kaleng menjadi buah pantangan ibu hamil? Meskipun buah tomat yang sering dikira sayuran ini baik untuk dikonsumsi dan sangat menyehatkan. Namun, janganlah sekali-kali ibu hamil mengkonsumsinya dalam kemasan kaleng. Karena bisa saja buah tomat yang dikemas dalam kaleng sudah mengandung bahan pengawet yang tinggi.

Bahan pengawet inilah yang bisa membahayakan kesehatan ibu hamil dan juga janin dalam kandungan. Selain itu, makanan kaleng lainnya juga menjadi pantangan ibu hamil. Meskipun mengkonsumsi buah sangatlah dianjurkan untuk ibu hamil. Namun, ada beberapa buah yang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Ada juga buah yang tidak boleh sama sekali dikonsumsi atau buah yang dilarang untuk ibu hamil.

Buah apa yang harus dihindari saat hamil muda?

Buah yang harus dihindari saat hamil muda adalah buah yang mengandung banyak kadar gula yang tinggi seperti mangga, buah yang di semprot pestisida seperti anggur. Buah yang mengandung lateks, seperti pepaya muda. Durian, nanas dan nangka yang bila dimakan berlebihan dapat menyebabkan keguguran, hingga bayi lahir tidak normal atau prematur.

Buah buahan apa saja yang tidak boleh dimakan ibu hamil?

Buah buahan yang tidak boleh dimakan ibu hamil adalah buah yang mengandung kadar gula yang tinggi (anggur, mangga, semangka), mengandung bahan lateks (pepaya muda), enzim bromelain, chitinase (pisang), disemprot pestisida (anggur), serta buah (durian, nanas) yang apabila dimakan berlebihan dapat menyebabkan keguguran dan bayi lahir cacat.

Selain buah-buahan yang dilarang tidak boleh dimakan untuk ibu hamil diatas, waspadai juga batas konsumsinya. Hal penting saat akan mengonsumsi buah-buahan yaitu, pastikan kulit buah yang akan dimakan sudah dicuci bersih atau dikupas. Tujuannya untuk menghidari bakteri seperti E.coli, Listeria dan Salmonella yang menempel pada kulit buah yang dapat membahayakan ibu hamil dan janin.

Meskipun ada banyak mitos tentang buah yang dilarang dimakan untuk ibu hamil. Namun belum ada penelitian yang bisa membuktikannya sampai saat ini. Meski begitu, konsumsilah buah-buah tersebut dalam batas konsumsi yang wajar untuk memenuhi asupan nutrisi ibu hamil dan janin agar tetap sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like