27 Pantangan Ibu Hamil yang Jarang Diketahui Wanita Hamil Muda

pantangan ibu hamil

Sebagai ibu hamil muda, mengatahui apa saja pantangan ibu hamil sangat penting untuk diketahui agar dapat menghindari dampak yang tidak baik bagi wanita hamil, terutama pada awal kehamilan. Ada banyak sekali pantangan ibu hamil, ada yang berupa pantangan makanan tertentu, atau kebiasaan buruk yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan ibu hamil dan janin.

Setiap ibu hamil, pasti tidak ingin ada hal buruk yang bisa terjadi pada ibu hamil dan bayi dalam kandungannya. Untuk melindungi dan menjaga kesehatan bayi dalam kandungannya, ada beberapa pantangan ibu hamil yang sebaiknya Anda hindari, karena dapat membahayakan ibu hamil dan kandungannya. Maka, perhatikan beberapa pantangan ibu hamil berikut ini.

Kurang Tidur

pantangan hamil muda, pantangan ibu hamil muda, pantangan orang hamil, pantangan saat hamil, pantangan bagi ibu hamil, pantangan buat ibu hamil,

Pantangan ibu hamil yang pertama yaitu kurang tidur. Saat wanita hamil, tidak sedikit wanita yang mengalami susah tidur, terutama saat memasuki trimester ketiga kehamilan. Jika hal ini terus terjadi, keseringan kurang tidur dapat berdampak buruk bagi kehamilan.

Menurut penelitian menunjukkan, jika insomnia atau susah tidur saat hamil berhubungan erat dengan peningkatan resiko terkena penyakit hipertensi, diabetes dalam kehamilan, preeklamsia dan depresi pasca melahirkan. Untuk menghindarinya, ibu hamil bisa rutin berolahraga ringan saat hamil, menetapkan jadwal tidur yang teratur, menciptakan suasana yang nyaman saat tidur dan menghindari stress.

Mengenakan Bra Kawat

Bertahan mengenakan bra kawat juga pantangan untuk ibu hamil. Karena perubahan hormon setelah Tanda Pasti Hamil akan menyebabkan perubahan pada tubuh wanita hamil. Termasuk pada payudara yang menjadi bengkak atau terasa nyeri dan menjadi lebih sensitif. Payudara wanita hamil biasanya menjadi terasa penuh dan berat. Sehingga ibu hamil mungkin memerlukan bra khusus untuk wanita hamil yang lebih kokoh guna menyangga payudara agar tidak menimbulkan rasa sakit.

Jika selama ini Anda sudah terbiasa memakai jenis bra kawat, maka segera beralihlah untuk menggunakan bra tanpa kawat. Meskipun kawat pada bra memang bisa membentuk tampilan payudara wanita menjadi lebih sempurna, namun kawat bra bisa menghambat aliran darah dan produksi ASI. Sehingga bra tanpa kawat akan terasa lebih nyaman saat gunakan selama kehamilan, karena bentuknya yang lebih longgar untuk menyangga payudara ibu hamil yang akan terus semakin membesar.

Tidak Menggunakan Pantyliner

Tidak menggunakan pantyliner juga merupakan pantangan untuk wanita hamil muda. Kenapa tidak menggunakan pantyline termasuk kedalam pantangan untuk wanita hamil? Meskipun keputihan saat hamil merupakan hal yang wajar dalam kehamilan. Namun cairan berwarna putih susu atau “Leukorea” dapat tertinggal sebagai bercak pada celana dalam ibu hamil. Hal ini dapat membuat ketidaknyamanan pada ibu hamil, terutama bagi wanita yang baru pertama hamil.

Maka gunakan Pantyliner untuk membuat Anda menjadi lebih nyaman selama kehamilan. Namun jika cairan tersebut berubah warna menjadi hijau atau kuning dan berbau, serta keluar dalam jumlah terlalu banyak. Segeralah untuk berkonsultasi dengan Bidan atau Dokter kandungan Anda untuk mendapatkan nasehat dan solusi terbaik untuk masalah Anda.

Memakai Baju Ketat

Memakai baju ketat juga merupakan pantangan bagi orang hamil. Mengapa memakai baju ketat masuk kedalam pantangan bagi orang hamil? Karena menggunakan baju ketat dapat meningkatkan resiko bagi orang hamil, terutama pada bagian perut. Hal ini dapat mengganggu perkembangan janin dalam kandungan selama kehamilan.

Namun bagi bumil yang ingin tetap modis meskipun sedang hamil, pilihlah baju hamil yang tidak memiliki karet pada bagian perut. Karena ada banyak sekali pilihan baju hamil yang dapat gunakan jika bumil ingin tetap berpenampilan modis, namun tetap terhindar dari masalah kehamilan. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Menggunakan Sepatu Hak Tinggi

Menggunakan sepatu hak tinggi juga pantangan buat ibu hamil. Mengapa menggunakan sepatu hak tinggi masuk kedalam pantangan buat ibu hamil? Sepatu dengan hak tinggi adalah sepatu yang sangat digemari oleh kalangan wanita. Karena akan membuat tubuh wanita menjadi terlihat lebih tinggi dan indah semampai.

Namun selama masa kehamilan, memakai sepatu dengan hak tinggi penggunaannya sangat tidak disarankan. Karena penggunaan sepatu hak tinggi selama masa kehamilan akan menyebabkan otot-otot yang terdapat didaerah pinggang akan mengalami peregangan. Sehingga ibu hamil bisa mengalami pegal-pegal dan sakit pada daerah pinggangnya.

Masalah seperti ini terjadi akibat dari selama masa kehamilan wanita akan mengalami perubahan sumbu tubuh. Tubuh wanita hamil akan lebih condong ke arah depan, maka ibu hamil akan berusaha untuk menegakan tubuhnya ke belakang. Caranya yaitu dengan meregangkan otot-otot punggung dan pinggangnya.

Sehingga, apabila wanita hamil tetap menggunakan sepatu dengan hak tinggi, maka peregangan otot akan semakin bertambah pada daerah punggung dan pinggangnya. Hal ini bisa menyebabkan beban wanita hamil akan semakin bertambah. Baik itu beban dari kandungannya, maupun beban dari sepatu hak tinggi yang digunakannya. Keadaan inilah yang dapat membuat pinggang dan punggung wanita hamil akan mengalami pegal dan sakit.

Menggunakan sepatu hak tinggi selama kehamilan juga bisa mengganggu keseimbangan tubuh wanita hamil, terlebih lagi jika usia kehamilan semakin membesar. Selain itu, penggunaan sepatu hak tinggi juga dapat meningkatkan resiko wanita hamil akan terjatuh. Sehingga akan sangat berbahaya bagi wanita hamil dan janin yang dikandungnya.

Apabila wanita hamil pernah terjatuh saat memakai sepatu hak tinggi, akibatnya dapat mengalami trauma. Bahkan akibat yang lebih buruk bisa saja dapat terjadi, yaitu mengalami keguguran atau cacat janin. Maka dari itu, hindari dahulu memakai sepatu hak tinggi selama kehamilan untuk kenyamanan dan keselamatan ibu hamil, serta bayi yang dikandungnya ya?

Berendam Air Panas

Berendam di air panas atau sauna juga pantangan wanita hamil muda. Kenapa berendam di air panas atau sauna merupakan pantangan wanita hamil muda? Karena menurut penelitian menunjukkan, jika pada ibu hamil yang melakukan berendam di air panas atau sauna terlalu lama dapat meningkatkan resiko keguguran dan bayi cacat lahir meningkat hingga dua kali lipat.

Meskipun Anda sudah terbiasa mandi dengan air hangat selama sebelum masa kehamilan. Maka untuk mengurangi risiko tersebut, disarankan agar ibu hamil muda agar membatasi waktu mandi berendam di air hangat hanya kurang dari 15 menit saja.

Sering Emosi saat Hamil

Membiarkan diri dikuasai oleh fluktuasi emosi juga pantangan bagi ibu hamil muda. Kenapa ibu hamil muda yang sring emosi merupakan pantangan bagi ibu hamil muda? Karena bagi wanita yang sedang hamil muda yang merupakan kehamilan pertamanya, akan membuat wanita sering merasa emosional, terlalu cemas dan lelah. Hal ini akan menjadi dampak buruk bagi ibu hamil dan janin dalam kandungannya.

Meski hal tersebut masih normal, namun jangan sampai perubahan mood yang secara tiba-tiba tersebut dapat terus menguasai dan membuat ibu hamil merasa tertekan atau stress. Maka, rawatlah diri Anda dan minta bantuan pada suami atau orang terdekat Anda untuk membantu memenuhi kebutuhan yang tidak sanggup Anda penuhi sendiri. Namun jika perubahan mood sudah sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari, segeralah konsultasikan pada dokter tentang masalah Anda tersebut.

Kelebihan Berat Badan

Kelebihan berat badan juga pantangan saat hamil. Meskipun ibu hamil sedang berbadan dua, namun bukan berarti porsi makan ibu hamil perlu ditambah sebanyak dua kali lipat. Karena kelebihan berat badan saat hamil bisa meningkatkan resiko kenaikan tekanan darah, menderita diabetes saat hamil “Diabetes Gestasional“, serta dapat meningkatkan resiko obesitas pada anak nantinya setelah terlahir.

Untuk mencegah masalah tersebut, pada trimester kedua kehamilan, ibu hamil agar menambah asupan makanan sehat sebanyak 340 kalori perharinya dibandingkan dengan porsi makan saat sebelum hamil. Selanjutnya pada saat memasuki trimester ketiga kehamilan, ibu hamil perlu menambahkan asupan makanan sehat 450 kalori perharinya agar berat badan ibu hamil tetap terjaga dan tetap sehat.

Baca: Makanan Sehat untuk Ibu Hamil

Makan Dalam Porsi Banyak dengan Terburu Buru

Mengonsumsi makanan dalam porsi banyak dengan terburu-buru juga merupakan pantangan ketika hamil muda. Mengapa makan terburu-buru menjadi salah satu pantangan ketika hamil muda? Karena naiknya kadar hormon progesteron dan estrogen didalam tubuh saat hamil muda membuat ibu hamil menjadi lebih sensitif terhadap bau aroma tertentu. Sehingga ini sering menjadi penyebab ibu hamil muda mengalami rasa mual dan muntah, terutama saat awal kehamilan.

Maka untuk menghindarinya, ibu hamil muda jangan makan dengan terburu-buru. Sebaiknya, ibu hamil muda bisa mengonsumsi makanannya dalam porsi lebih kecil, namun dilakukan lebih sering. Agar Anda dapat terhindar dari rasa mual dan muntah saat hamil muda.

Mengkonsumsi Makanan Mentah

Mengkonsumsi makanan mentah atau makanan yang tidak matang juga pantangan bagi ibu hamil. Mengapa makan makanan mentah atau makanan tidak matang juga termasuk pantangan bagi ibu hamil? Karena jika ibu hamil makan telur atau daging yang tidak dimasak sampai matang bisa membuat ibu hamil mengalami gangguan kesehatan bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Gangguan masalah kesehatan bisa terjadi pada ibu hamil karena disebabkan oleh bakteri, seperti E.coli, Listeria dan Salmonella, atau parasit Toxoplasma, serta keracunan makanan. Selain itu, ibu hamil juga bisa menghadapi kondisi kesehatan yang sangat serius. Seperti mengalami keguguran atau bayi lahir cacat akibat mengkonsumsi makanan yang tidak matang dan mengandung bakteri secara sembarangan.

Baca: Makanan yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Makan Makanan Tidak Sehat

Mengonsumsi makanan tidak sehat juga pantangan selama hamil. Mengapa makan makanan tidak sehat menjadi pantangan selama hamil? Karena kebanyakan wanita hamil biasanya akan mengalami lapar terus-menerus dari biasanya. Meskipun tidak ada larangan untuk memakan camilan, namun untuk makanan camilan berlemak tanpa nutrisi merupakan pantangan ibu hamil muda.

Saat wanita hamil, sistem pencernaan tubuh akan cenderung melambat. Sehingga bisa mengakibatkan berujung pada kondisi konstipasi. Tingginya kadar hormon progesteron selama kehamilan, menyebabkan kontraksi otot usus akan menjadi lebih lambat. Oleh karena itu, ibu hamil harus tetap mencukupi kebutuhan seratnya dari mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Serta tetap mencukupi asupan air mineral harianya untuk tetap menjaga kesehatan ibu hamil dan janin.

Tetap mengkonsumsi makanan sehat merupakan cara agar janin Anda mendapat asupan nutrisi yang dibutuhkannya. Namun pada awal kehamilan, terutama pada trimester pertama, hindari makanan yang beresiko mengandung bakteri, parasit atau makanan tidak sehat untuk tetap menjaga kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan.

Mengkonsumsi Kalori yang Berlebih

Mengkonsumsi kalori yang berlebih juga pantangan untuk orang hamil. Mengapa mengkonsumsi kalori berlebih masuk kedalam pantangan untuk orang hamil? Meskipun ketika orang hamil sangat membutuhkan tambahan kalori dari asupan makannya. Akan tetapi jika orang hamil mengkonsumsi kalori yang berlebih dapat menyebabkan obesitas pada kehamilan.

Masalah obesitas pada kehamilan merupakan masalah yang umum terjadi pada wanita hamil. Wanita hamil yang mengalami obesitas sebelum atau karena kehamilan, maka dapat meningkatkan resiko bayi lahir dengan kelebihan berat badan dan terkena resiko diabetes. Untuk menghindari masalah tersebut, maka disarankan agar wanita hamil tetap mengkonsumsi asupan kalori secukupnya dalam memenuhi asupan nutrisi yang cukup untuk ibu hamil dan bayi dalam kandungannya.

Makan Makanan Pemicu Alergi

Makan makanan pemicu alergi juga pantangan wanita hamil. Mengapa makan makanan pemicu alergi masuk kedalam pantangan wanita hamil? Karena apabila Anda, pasangan atau anak Anda memiliki riwayat penyakit alergi terhadap jenis makanan tertentu, maka penyakit alergi tersebut bisa disebabkan tertular oleh Anda saat anak masih dalam kandungan.

Untuk menghindari penyakit alergi ini baiknya hindari dahulu mengkonsumsi jenis makanan yang dapat memicu alergi. Misalnya kacang atau produk olahannya. Baiknya hindari dahulu mengkonsumsinya baik ketika saat hamil dan menyusui, agar bisa menurunkan resiko penyakit alergi pada ibu hamil dan anak.

Makan Ikan Mengandung Merkuri Tinggi

Mengkonsumsi ikan dengan kandungan merkuri tinggi juga pantangan untuk ibu hamil. Mengapa makan ikan dengan kandungan merkuri tinggi merupakan pantangan untuk ibu hamil? Meski pada umumnya ikan laut merupakan makanan sehat yang baik dikonsumsi untuk kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungan. Namun Anda harus tahu ada beberapa jenis ikan yang tidak boleh dimakan untuk ibu hamil.

Karena ada beberapa jenis ikan yang mengandung tinggi merkuri yang jika dimakan akan menyebabkan masalah kesehatan bagi ibu hamil dan janin dalam kandungannya. Beberpa jenis ikan yang mengandung merkuri tinggi yaitu ikan sarden, makarel, bilis dan tile fish. Kandungan merkuri dari ikan tersebut dapat menggaggu perkembangan otak dan sistem saraf janin.

Melakukan Diet saat Hamil

Melakukan diet saat hamil juga pantangan saat hamil muda. Kenapa diet saat hamil menjadi pantangan saat hamil muda? Karena diet tidak disarankan dilakukan selama kehamilan. Selain dapat membahayakan ibu hamil, diet yang dilakukan selama kehamilan juga bisa membahayakan janin yang dikandungnya.

Ketika wanita hamil melakukan diet selama masa kehamilan, maka akibatnya ibu hamil dan janin dalam kandungan akan kekurangan vitamin, mineral dan nutrisi lainnya yang diperlukan selama masa kehamilan. Jika Anda melakukan diet selama kehamilan untuk menghindari kadaan perut yang akan semakin terus membesar selama masa kehamilan. Maka diet yang Anda lakukan tidak akan ada gunanya sama sekali, justru hanya akan membahayakan Anda dan janin dalam kandungan Anda.

Baca: Buah yang Baik untuk Ibu Hamil

Minum Susu yang Tidak di Pasteurisasi

Minum susu yang tidak dipasteurisasi juga pantangan saat hamil. Mengapa minum susu yang tidak dipsteurisasi menjadi pantangan saat hamil? Minum susu mentah memang sangat tidak dianjurkan untuk ibu hamil, karena susu mentah belum melalui proses pasteurisasi. Proses tersebut bertujuan untuk menghilangkan bakteri jahat dengan menggunakan suhu panas.

Namun jika ibu hamil ingin mengkonsumsi susu atau produk olahan susu lainnya, baiknya perhatikan dahulu pada kemasan produk tersebut. Apakah produk susu tersebut sudah melalui proses pasteurisasi atau belum. Karena mengkonsumsi susu yang tidak melalui proses pasteurisasi dapat berisiko mengandung bakteri Listeria yang dapat menyebabkan keguguran dan penyakit serius pada kehamilan.

Mengkonsumsi Kafein Berlebihan

Mengonsumsi kafein secara berlebihan juga pantangan bagi ibu hamil. Kenapa mengkonsumsi kafein berlebihan juga pantangan bagi ibu hamil? Karena mengkonsumsi kafein yang berlebihan bisa meningkatkan kemungkinan keguguran, hingga bayi lahir dengan berat badan rendah atau prematur. Selain itu, mengkonsumsi kafein berlebihan bagi ibu hamil juga bisa meningkatkan resiko komplikasi saat kehamilan.

Perlu untuk diketahui, jika batas aman mengkonsumsi kafein harian untuk ibu hamil adalah 200 mg atau setara dengan dua cangkir kopi instant. Penting untuk di ingat juga, jika kafein tidak hanya terkandung didalam kopi saja, tetapi ada juga pada teh, cokelat dan dalam minuman berenergi. Maka, selalu perhatikan dahulu takaran kafein yang tertera pada kemasan sebelum Anda konsumsi.

Minum Minuman Beralkohol

Mengkonsumsi minuman keras merupakan pantangan untuk orang hamil. Kenapa minum minuman keras merupakan pantangan untuk orang hamil? Karena mengonsumsi minuman beralkohol saat hamil bisa membuat bayi lahir dengan sindrom alk0hol janin. Tanda-tanda dari bayi yang menderita sindrom ini bisa berupa berat badan rendah ketika lahir, terhambat tumbuh kembangnya, mengalami gangguan perilaku dan ketidak mampuan belajar.

Jika sebelum hamil Anda adalah seorang wanita yang gemar minuman beralkohol, maka untuk saat ini disarankan untuk menghentikan kebiasaan buruk Anda itu. Karena saat Anda hamil, bayi Anda sedang mengalami proses pertumbuhan dan perkembangan dalam kandungan. Jika Anda tidak berhenti mengkonsumsi minuman beralkohol selama kehamilan, maka siap-siaplah bagi Anda akan memiliki bayi yang memiliki gangguan kesehatan seperti yang sudah disebutkan diatas.

Merokok atau Vape

Merokok juga masuk kedalam pantangan orang hamil. Mengapa merokok masuk kedalam pantangan orang hamil? Karena merokok saat hamil bisa membuat bayi Anda akan mengalami terlahir dengan berat badan yang rendah jika terlahir nanti. Merokok saat hamil tidak baik untuk bayi, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan bagi bayi Anda.

Dampak yang terjadi dari merokok ini selain tidak baik untuk ibu hamil, juga dapat terjadi pada bayi Anda. Seperti mengalami masalah infeksi dan masalah tumbuh kembang. Pantangan orang hamil yang satu ini juga perlu di berlakukan pada suami yang merokok. Suami harus menjauhkan asap rok0k dari istri selama masa kehamilan, termasuk dari pakaian yang sudah tercemari oleh asap rok0k.

Mengkonsumsi Sembarang Obat

Mengonsumsi sembarang obat juga pantangan saat hamil. Kenapa mengkonsumsi sembarang obat menjadi pantangan saat hamil? Karena obat bebas yang biasa dikonsumsi saat tidak hamil bisa menjadi berbahaya jika dikonsumsi saat hamil. Maka, periksalah dahulu obat yang akan dikonsumsi, agar tidak membahayakan Anda dan janin dalam kandungan.

Namun jika Anda memiliki sebuah penyakit serius, sehingga Anda harus rutin mengonsumsi obat dari dokter sebelum hamil, maka baiknya konsultasikan dahulu pada dokter mengenai keamanan obat tersebut bila terus dikonsumsi selama kehamilan. Agar kondisi kesehatan Anda dan bayi dalam kandungan slalu terjaga kesehatannya.

Menggunakan Obat Jerawat

Menggunakan obat jerawat juga pantangan untuk orang hamil. Mengapa menggunakan obat jerawat termasuk pantangan orang hamil? Karena obat jerawat mengandung zat Retinol A yang memiliki fungsi untuk mengelupaskan kulit yang sudah mati. Penting untuk diketahui, penggunaan jenis obat jerawat ini dalam dosis yang tinggi bisa megakibatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi menjadi terhambat.

Sedangkan untuk obat jerawat yang didalamnya terkandung Benzoil Peroksida, jenis obat jerawat ini masuk kedalam kategori C. Penelitian mengenai obat jerawat ini telah dilakukan pada hewan, yang hasilnya bisa menimbulkan efek buruk pada janin. Meskipun begitu, belum ada penelitian yang mencobanya pada wanita hamil. Sehingga belum ada dampak pasti yang dapat ditimbulkan pada wanita hamil dari pemakaian jenis obat jerawat ini.

Untuk jenis obat jerawat yang mengandung hidrokortison bisa menyebabkan janin dalam kandungan bisa mengalami keracunan, hingga bayi lahir dengan keadaan cacat. Sedangkan untuk obat jerawat yang didalamnya terkandung accutane yang penggunaannya dilakukan dengan cara oral dapat menyebabkan bayi lahir dengan keadaan cacat, atau meningkatkan risiko janin lahir cacat.

Penting untuk diketahui, obat jerawat yang digunakan untuk perawatan wajah yang didalamnya mengandung salicylic acid ini bisa menyebabkan terjadinya komplikasi pada ibu hamil. Maka, alangkah bebaiknya hindari dahulu penggunaan obat jerawat tersebut selama masa kehamilan untuk tetap menjaga kesehatan bayi dalam kandungan.

Melakukan Perawatan Kulit

Melakukan perawatan kulit saat hamil juga pantangan untuk ibu hamil. Mengapa perawatan kulit termasuk pantangan untuk ibu hamil? Karena bahan lotion dan pembersih kulit mengandung asam salisilat yang jika ibu hamil menggunakannya dalam dosis yang tinggi maka bisa menyebabkan cacat janin. Bahan tabir surya dengan perlindungan senyawa kimia yang mengandung avobenzone dan oksibenzon akan mudah diserap oleh kulit. Penggunaan produk perawatan jenis ini dapat mempengaruhi perkembangan janin dalam kandungan.

Perlu untuk diketahui, produk pemutih kulit dengan kandungan hydroquinone juga bisa mempengaruhi enzim yang ada dalam tubuh ibu hamil. Serta dapat menahan bahan alami yang dibutuhkan oleh janin dalam kandungan. Selain itu, produk pemutih yang mengandung bahan sintetis juga harus dihindari ibu hamil, karena bisa membuat ibu hamil mengalami alergi. Untuk produk perawatan kulit yang mengandung bahan parabens juga menurut penelitian senyawa ini bisa menyebabkan terganggunya sistem reproduksi pada bayi laki-laki.

Manikur dan Pedikur

Melakukan manikur dan pedikur juga pantangan buat ibu hamil. Mengapa melakukan manikur dan pedikur menjadi pantangan buat ibu hamil? Karena dalam cat kuku tertentu terkandung senyawa kimia phathalates. Kandungan bahan kimia tersebut bisa menimbulkan permasalahan pada sistem reproduksi ibu hamil. Aseton, Base Coat dan Top Coat merupakan bahan cat kuku yang jika terhirup oleh ibu hamil akan mempengaruhi kondisi kehamilan.

Menurut penelitian menyatakan bahwa banyak kasus yang dialami oleh para pekerja salon yang bekerja ketika mereka sedang hamil mengalami gangguan kesehatan kehamilan. Bahkan sampai ada yang mengalami bayi lahir cacat atau meninggal. Meski memiliki kuku yang indah merupakan dambaan setiap wanita. Namun sebaiknya hindari dahulu melakukan manikur dan pedikur selama kehamilan.

Melakukan Perawatan Rambut Kimiawi

Melakukan perawatan rambut kimiawi juga pantangan buat ibu hamil. Kenapa melakukan perawatan rambut selama kehamilan termasuk pantangan buat ibu hamil? Karena kandungan bahan kimia yang ada dalam produk perawatan rambut bisa masuk kedalam pori-pori kulit kepala. Lalu kemudian masuk kedalam aliran darah ibu hamil. Hal ini menjadi sangat berbahaya untuk janin yang ada dalam kandungan. Sehingga akibatnya bisa meningkatkan resiko janin lahir dengan kondisi cacat.

Selain itu, penggunaan cream hair removers juga sebaiknya dihindari dahulu selama kehamilan. Karena cream hair removers mengandung bahan kimia yang mudah diserap oleh kulit yang bisa membahayakan janin dalam kandungan. Maka sebaiknya ibu hamil pantang dahulu melakukan perawatan rambut kimiawi seperti melakukan rebonding, mengkriting rambut atau merubah warna rambut dengan menggunakan cat rambut selama kehamilan.

Baca: Buah yang Dilarang untuk Ibu Hamil

Memakai Obat Anti Nyamuk

Memakai obat anti nyamuk saat tidur juga menjadi pantangan saat hamil. Mengapa menggunakan obat nyamuk saat tidur menjadi pantangan saat hamil? Karena didalam obat anti nyamuk terkandung bahan kimia aktif yang termasuk kedalam golongan pestisida. Kandungan senyawa kimia ini dapat menimbulkan berbagai efek samping, salah satunya adalah bisa memicu terjadinya kerusakan saraf.

Selain itu, obat anti nyamuk semprot yang mengandung minyak tanah juga dapat memicu terjadinya kerusakan ginjal janin dalam kandungan. Sedangkan untuk obat nyamuk yang dalam bentuk lotion yang dioles pada kulit ini mengandung bahan korosif. Bahan kimia tersebut apabila diserap oleh kulit dapat menjadi racun dalam tubuh.

Maka alangkah baiknya, hindari dahulu penggunaan obat anti nyamuk selama masa kehamilan. Baik itu yang berupa obat nyamuk bakar, lotion, listrik dan semprot ini sangat tidak disarankan digunakan selama masa kehamilan. Agar lebih aman, ibu hamil bisa menggunakan kelambu pada tempat tidur, atau memasang kain kasa disetiap ventilasi rumah. Untuk menghindari gigitan nyamuk, ibu hamil bisa menggunakan minyak kayu putih sebagai obat anti nyamuk yang lebih aman.

Melewati Jalan Rusak

Melewati jalan rusak juga termasuk pantangan bagi ibu hamil. Kenapa melewati jalan rusak masuk katagori pantangan bagi ibu hamil? Karena jika ibu hamil menaiki kendaraan dijalan rusak dapat menyebabkan terjadinya guncangan pada kehamilan. Sehingga apabila ibu hamil terlalu sering mengalami guncangan, maka akibatnya dapat menimbulkan trauma pada kehamilan.

Selain itu, ibu hamil yang menggunakan kendaraan sering melewati jalan rusak juga dapat mengakibatkan otot paha, pinggang, punggung dan perut ibu hamil akan mengalami peregangan. Sehingga efeknya, ibu hamil akan mudah sekali mengalami kelelahan. Jika Anda terpaksa harus melalui jalan yang rusak, maka bisa dengan mengurangi kecepatan kendaraan atau mencari jalan yang lebih baik adalah pilihan yang tepat untuk Anda.

Sedangkan jika kehamilan sudah memasuki usia kehamilan 7 bulan ke atas, maka sebaiknya ibu hamil tidak mengendarai mobil sendiri. Karena ketika perut ibu sudah semakin membesar di khawatirkan bisa mengganggu stir mobil, akibatnya ibu hamil akan merasa tidak nyaman. Dampak terburuknya yaitu bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Membersihkan Kotoran Binatang Peliharaan

Membersihkan kotoran kucing juga menjadi pantangan bagi ibu hamil. Kenapa membersihkan kotoran masuk kedalam pantangan bagi ibu hamil? Karena kotoran kucing adalah tempat berkumpulnya parasit Toxoplasma gondii yang berbahaya bagi ibu hamil. Gejala infeksi yang diakibatkan dari parasit ini mungkin tidak bisa dirasakan pada awalnya. Akan tetapi dampak terburuknya pada ibu hamil ini bisa mengalami keguguran atau melahirkan bayi lahir dalam keadaan meninggal.

Selain itu, jika bayi dapat lahir dengan selamat, namun infeksi dari parasit ini bisa membuat bayi mengalami kejang atau menderita gangguan mental. Oleh sebab itu, ibu hamil disarankan untuk menjauhi dahulu dari binatang peliharaan selama kehamilan. Jika Anda memiliki peliharaan, maka Anda bisa meminta suami atau anggota keluarga lain untuk merawat kucing atau anjing kesayangan Anda untuk sementara waktu.

Apakah pantangan ibu hamil muda?

Pantangan ibu hamil muda, terutama pada trimester pertama kehamilan yaitu: kurang tidur, mengenakan bra kawat dan memakai baju ketat, memakai spatu hak tinggi, kelebihan berat badan dan mengkonsumsi makanan tidak sehat. Mengkonsumsi sembarang obat, melakukan perawatan kulit atau rambut, serta membersihkan kotoran binatang peliharaan adalah pantangan ibu hamil muda.

Ada hal-hal lain yang sering dianggap menjadi pantangan ibu hamil muda, seperti berhubungan intim saat hamil dan berolahraga. Padahal keduanya dapat bermanfaat untuk menjaga kemesraan dengan pasangan dan menjaga kebugaran tubuh. Tetap memenuhi kebutuhan nutrisi harian dan mendapatkan istirahat cukup, setidaknya 8 jam tidur pada malam hari juga sangat penting bagi ibu hamil. Yang paling penting, jangan lupa untuk menghindari berbagai pantangan ibu hamil yang sudah disebutkan diatas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like