Sariawan Pada Bayi dan Cara Mengobati Sariawan pada Bayi

sariawan pada bayi, mengatasi sariawan pada bayi, cara mengobati sariawan pada bayi,

Sariawan Pada Bayi : Mungkin, bagi semua orang pasti pernah mengalami sariawan tanpa terkecuali, termasuk sariawan pada bayi. Memang sih sakit sariawan ini dapat menyerang siapa saja dan tidak memandang umur. Baik yang sudah tua, dewasa, hingga anak-anak dan sariawan pun dapat menyerang pada bayi atau balita.

Bayi Anda Sariawan? Tanpa anda sadari, sakit sariawan ini juga sering terjadi pada balita. Karena adanya sariawan disekitar mulut bayi, maka bayi anda akan sering rewel dan menangis, karena panas dan demam. Bayi yang sedang sariawan biasanya tidak mau minum susu, atau menyusu. Sering juga bayi yang sedang sariawan tidak mau makan, karena merasakan sakit di mulut bayi.

Sariawan pada Bayi

Sariawan pada bayi biasanya selain akan membuat bayi menjadi rewel dan mudah menangis, anak yang sedang sakit sariawan juga akan kehilangan nafsu makannya. Sehingga badan bayi akan menjadi panas atau demam, sama halnya seperti orang dewasa. Nah, jika Anda sedang mempunyai masalah sariawan pada bayi, maka Anda harus segera mengobatinya.

Cara mengatasi sariawan pada bayi ini sebenarnya cukup mudah. Karena ada banyak sekali obat sariawan alami untuk mengobati sariawan untuk bayi yang bisa Anda gunakan. Beberapa obat untuk mengobati sariawan untuk bayi yang alami yaitu, madu, daun saga, cuka apel, maupun campuran pisang dan madu. Obat sariawan untuk bayi tersebut merupakan obat yang cukup ampuh untuk menyembuhkan sakit sariawan bayi Anda.

Apa Penyebab Sariawan pada Bayi?

Sariawan pada bayi dapat disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Bisa diakibatkan karena tergigit maupun disebabkan oleh bakteri atau virus. Berikut ini beberapa penyebab sariawan pada bayi.

1. Monilisasi

Moniliasis, yaitu penyakit sariawan yang disebabkan karena adanya infeksi pada bagian mulut bayi. Sariawan pada bayi ini disebabkan oleh jamur Candida albican yang dapat bersarang di lidah ataupun rongga mulut bayi. Jamur ini dapat masuk kemulut bayi berasal dari putting payudara sang ibu saat menyusui.

2. Stomatitis Apthosa

Stomatitis Apthosa, yaitu penyakit sariawan yang disebabkan karena tergigit yang dapat membuat bibir balita menjadi luka. Ketika bibir atau mulut balita anda terluka, maka kuman-kuman dapat masuk dan bersarang dibluka tersebut pada saat daya tahan tubuh balita sedang lemah. Sehingga kuman tersebut dapat menimbulkan infeksi. Kemudian menyebabkan sebuah peradangan pada mulut balita anda dan menimbulkan rasa sakit pada mulut balita.

3. Stomatitis Herpetic

Stomatitis Herpetic, yaitu penyakit sariawan yang disebabkan karena adanya infeksi dari sebuah virus yang bernama Herpes simplek. Sariawan pada bayi atau balita ini biasanya timbul pada bagian belakang dari tenggorokan bayi atau balita.

Apa Saja Tanda Bayi yang Sedang Sariawan?

Bagi Anda yang baru memiliki bayi, mungkin masih banyak yang belum tahu untuk mengetahui tanda bayi yang terkena sariawan. Nah, bagi Anda yang ingin tahu tanda bayi yang sedang terkena sariawan pada bayi atau balita. Berikut ini beberapa tanda bayi yang terkena sariawan di bibir atau gusi yang bisa Anda cermati tandanya.

  • Bayi akan menjadi rewel.
  • Badannya akan panas.
  • Dapat mengakibatkan demam.
  • Bayi tidak mau makan.
  • Bayi sariawan tidak mau menyusu.
  • Balita tidak mau minum susu.

Cara Mengobati Sariawan pada Bayi

Untuk cara mengobati sariawan pada anak, atau untuk balita ini sebenarnya sangat mudah. Berikut ini beberapa obat sariawan untuk bayi yang dapat anda berikan kepada bayi atau balita Anda. Serta cara untuk mengatasi atau mengobati sariawan untuk bayi Anda yang dapat Anda gunakan dirumah.

1. Mengobati dengan Madu dan Daun Saga

Madu dapat digunakan sebagai obat sariawan untuk bayi 1 tahun. Caranya menggunakannya juga sangat mudah. Anda hanya perlu memeras daun saga tersebut yang kemudian anda campurkan dengan madu sebanyak satu sendok makan. Berikan obat alami tersebut secara rutin sampai sariawan pada anak Anda menjadi sembuh.

2. Mengatasi Sariawan dengan Cuka Sari Apel

Ternyata cuka sari apel ini juga ampuh untuk menjadi obat sariawan untuk anak 2 tahun dan yang masih minum susu pada ASI. Karena cuka sari apel ini dapat mem6unuh jamur yang ada dimulut si bayi. Jamur tidak mampu untuk hidup berdampingan dengan cuka sari apel.

Untuk bayi yang sudah tidak menyusu, anda bisa mengolesi cuka sari apel tersebut kesariawan anak dengan menggunakan kapas. Jika bayi anda masih menyusu, anda bisa mengoleskan cuka sari apel tersebut pada puting payudara anda. Sehingga dapat menyembuhkan sakit sariawan bayi anda. Dan dapat mencegah timbulnya sariawan dimulut bayi anda akibat infeksi yang disebabkan oleh jamur tersebut.

3. Mengobati Sariawan dengan Minyak Kelapa

Selain menggunakan cuka sari apel, minyak kelapa yang murni juga dapat menyembukan sariawan untuk bayi anda. Minyak kelapa yang murni ini mampu menjadi obat anti jamur yang baik dan alami. Sehingga aman jika anda gunakan untuk mengobati sariawan untuk bayi anda. Penggunaannya juga sama dengan sari cuka apel, yaitu hanya dengan mengolesinya kebagian putting payudara anda.

4. Mengobati Sariawan dengan Pasta Pisang dan Madu

Obat sariawan untuk bayi yang terbaik lainnya sebagai obat sariawan untuk bayi yaitu pasta campuran pisang dan madu. Terutama sebagai obat sariawan untuk bayi usia 10 bulan. Caranya dengan memadukan campuran antara pisang dengan madu. Anda dapat membuat sebuah pasta yang kemudian bisa anda olesi pada bagian mulut bayi anda yang ada sariawannya.

Demikianlah informasi seputar Sariawan untuk Bayi. Baik itu Penyebabnya, Tanda-tandanya dan Cara mengobati atau mengatasi Sariawan pada anak atau Balita yang bisa Anda gunakan untuk mengobati anak Anda yang dedang sakit sariawan.

Apabila Anda masih ragu dengan kondisi dan pengobatan sariawan Anda, segeralah untuk berkonsultasi dengan Dokter Anak Anda atau Bidan Desa terdekat disekitar Anda. Tujunnya untuk mendapatkan informasi yang tepat seputar sariawan pada balita Anda.

“Bagikan Artikel ini, Dengan begitu Anda sudah Peduli terhadap sesama dan menjadikan Artikel ini bermanfaat bagi Banyak Orang”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *