8 Vitamin untuk Menambah dan Menjaga Kekebalan Tubuh yang Bagus

vitamin untuk kekebalan tubuh yang bagus

Vitamin Kekebalan Tubuh : Memiliki kekebalan tubuh yang bagus merupakan harta yang berharga dijaman sekarang ini. Karena memiliki kekebalan tubuh yang bagus bisa melindungi Anda dari berbagai penyakit. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, Anda harus mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin kekebalan tubuh lengkap dengan asupan nutrisi yang seimbang.

Seperti yang kita ketahui, meningkatan mengkonsumsi makanan yang bervitamin dan bergizi tinggi akan membantu meningkatkan kekebalan tubuh menjadi lebih optimal. Ada beberapa vitamin untuk menambah kekebalan tubuh, seperti Vitamin A, Vitamin B, Vitamin C, Vitamin D dan Vitamin E. Serta nutrisi dari Selenium, Zinc dan Zat Besi yang dapat mendukung sistem kekebalan tubuh, selain makan makanan yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

Vitamin untuk Menambah dan Menjaga Kekebalan Tubuh yang Bagus

Untuk meningkatkan dan menjaga kekebalan tubuh, Anda dapat mengkonsumsi makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Ada beberapa vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh, diantaranya yaitu:

Vitamin A

Vitamin A merupakan vitamin untuk kekebalan tubuh. Vitain A ini mampu menjaga kesehatan usus, saluran pernapasan dan struktur sel pada kuli. Struktur ini membentuk barier dan merupakan garis pertahanan pertama kekebalan tubuh. Nutrisi Vitamin A ini juga bisa membantu membuat Zat Anti Bodi yang akan menetralisasi patogen sebagai penyebab infeksi.

Kandungan Vitamin A ini bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi ikan, kuning telur, tahu, keju, kacang-kacangan, biji-bijian dan sayuran. Sayuran yang mengandung Beta Karoten juga bisa dikonversi oleh tubuh untuk menjadi vitamin A. Kandungan Beta Karoten ini bisa ditemukan dalam sayuran berwarna hijau, kuning dan jingga, seperti wortel dan labu.

Vitamin B

Vitamin B juga merupakan vitamin kekebalan tubuh yang bagus. Khususnya Vitamin B6, B9, dan B12 yang berkontribusi pada respons pertama tubuh setelah diketahui sebagai patogen. Kandungan vitamin B melakukan respons dengan mempengaruhi produksi dan aktivitas sel yang disebut sebagai pembunuh alami.

Cara kerja sel pembunuh alami ini dengan menyebabkan sel yang terinfeksi akan hancur, suatu proses yang disebut apoptosis. Vitamin B6 ini dapat Anda dapatkan dalam sereal, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, buah, ikan, ayam dan daging.

Untuk vitamin B9 ini dapat Anda temukan dalam sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan dan biji-bijian. Juga roti yang diperkaya kandungan vitamin B9 yang ditambahkan kedalam tepung pembuatan roti komersial. Sedangkan vitamin B12 bisa Anda dapatkan dalam produk hewani, termasuk daging, telur dan susu. Atau dalam susu kedelai yang diperkaya vitamin B9.

Vitamin C

Vitamin C juga vitamin untuk kekebalan tubuh yang bagus. Ketika tubuh sedang melawan infeksi, tubuh akan mengalami apa yang disebut sebagai Stres Oksidatif. Kondisi stres oksidatif ini akan menyebabkan produksi radikal bebas yang dapat menembus dinding sel dan menyebabkan kebocoran jaringan hingga memperburuk peradangan.

Maka disinilah peran Vitamin C yang akan membantu melindungi sel dari stres oksidatif. Vitamin C juga mampu membantu membersihkan dan memproduksi sel-sel khusus untuk meningkatkan respons kekebalan tubuh, termasuk Fagosit, Limfosit dan Neutrofil. Vitamin C ini bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi buah beri, jeruk, lemon, tomat, kiwi atau brokoli.

Vitamin D

Vitamin D juga vitamin untuk kekebalan daya tahan tubuh yang bagus. Karena beberapa sel kekebalan tubuh membutuhkan vitamin D untuk membantu menghancurkan patogen yang menyebabkan infeksi. Meski tubuh dapat memproduksi vitamin D melalui paparan sinar matahari atau melalui sumber makanan seperti telur, ikan, susu dan margarin yang diperkaya dengan vitamin D.

Untuk mendapatkan asupan Vitamin D ini sangat mudah, Anda cukup dengan berjemur di luar rumah beberapa menit setiap hari. Selain itu, Anda juga bisa mencukupi kebutuhan vitamin D dengan mengkonsumsi suplemen. Ada beberapa studi mengungkapkan, jika suplemen vitamin D mampu membantu melindungi tubuh dari infeksi pernapasan akut.

Vitamin E

Nitamin E juga vitamin buat kekebalan tubuh. Kandungan vitamin E dapat berfungsi sebagai Zat Anti Oksidan untuk penangkal Radikal Bebas. Selain untuk melindungi sel dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, vitamin E juga mampu menjaga kesehatan mata untuk waktu yang lama. Manfaat dari vitamin E lainnya yaitu untuk membantu keseimbangan sistem Endokrin dan Saraf, karena mampu menyeimbangkan sistem Hormon dalam tubuh.

Fungsi Anti Inflamasi pada Tokotrienol dalam Vitamin E ini berkontribusi dalam pencegahan penyakit Alzheimer. Vitamin E juga mampu berperan dalam memperlambat kehilangan memori dan penurunan fungsi otak.

Sumber makanan yang mengandung vitamin E ini banyak ditemukan dalam kacang-kacangan, sepertil Kacang Tanah dan Almond. Selain itu, kandungan vitamin E juga banyak terdapat pada jagung, gandum, kedelai dan minyak biji bunga matahari.

Sayur sayuran berdaun hijau seperti bayam, daun lobak, sawi dan brokoli juga memiliki kandungan vitamin E yang cukup tinggi. Tidak hanya sayuran, kandungan vitamin E juga banyak terdapat dalam buah-buahan, seperti alpukat, mangga, pepaya, tomat dan wortel.

Selain vitamin, tubuh juga membutuhkan beberpa mineral lainnya untuk membantu pertumbuhan sel kekebalan tubuh beserta fungsi sistem lainnya. Nutrisi lainnya yang dibutuhkan untuk menjaga dan menmbah kekeblan tubuh yaitu Selenium, Zinc dan Zat Besi.

Selenium

Selenium adalah salah satu mineral yang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Selenium mampu bertindak sebagai Zat Anti Oksidan untuk melawan radikal bebas. Kondisi radikal bebas yang berlebih akan memicu tekanan oksidatif yang berujung pada kerusakan sel dan menimbulkan berbagai penyakit.

Selain itu, beberapa fungsi selenium lainnya untuk tubuh yaitu untuk membantu tubuh dalam memproduksi protein khusus yang berperan dalam mencegah kerusakan sel. Serta untuk membantu fungsi kognitif dan menjaga kesehatan sistem imun.

Manfaat dari Selenium ini bisa Anda dapatkan dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan. Seperti dengan mengkonsumsi Telur, Ayam, Tiram, Tuna, Sarden, Biji bunga matahari, Kacang Brazil atau Jamur Shiitake.

Zinc

Zinc merupakan Mineral yang mengandung Anti Inflamasi dan Anti Oksidan yang mampu menagkal Stres Oksidatif yang timbul akibat reaksi berantai dari pembentukan radikal bebas. Stres oksidatif sendiri terlibat dalam Patogenesis sejumlah proses penyakit, termasuk penyakit kanker dan jantung. Peran Zinc dalam sistem kekebalan tubuh salah satunya untuk mengaktifkan sel T yang menjadi inti dari Imunitas Adaptif.

Selain itu, Zinc juga bisa berperan khusus dalam menanggapi sistem kekebalan tubuh terhadap beberapa patogen. Zinc juga dapat mengganggu proses molekuler yang menyebabkan terbentuknya lendir dan bakteri didalam rongga hidung. Sehingga Zing mampu mencegah dan mempercepat penyembuhan pada penyakit Flu atau Pilek.

Zinc berperan dalam proses metabolisme Lipid, Protein, Karbohidrat, serta Sintesis dan Degradasi Asam Nukleat. Serta memastikan kebutuhan Energi dan Nutrisi dalam tubuh agar tercukupi.

Anda dapat memperoleh manfaat Zinc dari mengkonsumsi makanan yang mengandung Zinc, seperti Daging Ayam, Sapi dan Kambing. Atau Seafood seperti Kepiting, Udang, Tiram, Salmon, Lobster. Maupun dari Kacang Merah, Kacang Tanah, Kacang Mete, Kacang Polong, Biji Wijen dan Bayam.

Baca: Nutrisi Ibu Hamil

Zat Besi

Zat besi merupakan suatu zat dalam tubuh manusia yang erat dengan ketersediaan jumlah darah yang diperlukan. Dalam tubuh manusia Zat Besi memiliki peran yang sangat penting dalam mensuplai oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh dan membantu proses pembentukan energi dalam sel tubuh.

Zat besi inilah yang menjadi komponen utama dalam pembentukan Hemoglobin, yaitu bagian dari sel darah merah. Zat besi juga memiliki peran penting dalam proses metabolisme tubuh. Serta membantu pertumbuhan dan perkembangan fungsi normal sel-sel tubuh dan pembentukan hormon.

Untuk memperoleh manfaat Zat Besi Anda bisa mengkonsumsi hati sapi atau hati ayam. Keduanya termasuk makanan yang mengandung zat besi cukup tinggi. Selain itu, mengkonsumsi bayam juga tidak hanya dapat mencukupi kebutuhan vitamin, serat, protein dan kalsium, tapi sayuran hijau ini juga mengandung Zat Besi dalam jumlah yang cukup tinggi.

Sedangkan makanan laut yang mengandung Zat Besi diantaranya yaitu tiram dan kerang. Dalam tiram, tidak hanya terkandung Zat Besi saja, tetapi ada beberapa nutrisi penting lainnya, seperti vitamin B12 dan zinc.

Baca: Makanan Penambah Darah

Zat besi dalam makanan juga dapat Anda peroleh dengan menkonsumsi makanan jenis lainnya. Seperti kacang kedelai, biji labu, kacang-kacangan, polong-polongan, biji wijen dan sereal yang diperkaya oleh zat besi. Anda bisa memasukkan berbagai jenis makanan tersebut kedalam menu vitamin untuk kekebalan tubuh harian Anda.